Saya sungguh terkejut ketika mengunjungi sebuah blog yang isinya sangat menghina agama dan nabi agama.Selain vulgar dan menghina, di blog itu juga terdapat link-link pada blog-blog lainnya yang isinya mayoritas sama yaitu menghina dan menjelek-jelekan Nabi dan agama tertentu. Sekedar informasi, berikut adalah link-link dari blog-blog yang menghina agama itu.
murtadinkafirun.forumotion.net
beritamuslim.wordpress.com
indonesia.faithfreedom.org
teswordpress.wordpress.com
islamexpose.blogspot.com
groups.google.tl/group
kesalahanquran.wordpress.com
yesusbukantuhan.multiply.com
Dan mungkin masih banyak lagi Link2 yang lain
By Owner
Kita tak perlu bereaksi secara berlebihan Untuk menyikapinya.Cukup Sekedar tau aja deh.
Kita hidup berdampingan selama ribuan tahun dan sudah sewajarnya kebersamaan dan kesamaan sebagai mahkluk ciptaan Tuhan kita muliakan bersama.
Tapi kalo anda seorang hecker mungkin bisa coba tuh deface webnya...
Senin, 15 Februari 2010
Sabtu, 13 Februari 2010
Easy Way To Find a New Job
The world global crisis gave some bad impact to the business worldwide. Business is slowing down and because of that, some companies cut their employees. Even the world getting recovered from the crisis, it is not easy for employer to get back their job. They have to start all over again. There are many ways to find a new job. It can be by applying directly to the companies or institutions or through job-agencies. The easier way is to find an agency which can connect you to the recruiters. But you need to select it carefully. It does not matter you are a fresh graduator who wants to find a first job or an unemployed who wants to get a new job please go to Climber.com. This website offers you thousands of recruiters you can network with them.
The steps you have to take are very easy. You just need to fill out the simple form available. It can be as well a gift of opportunity you give to your beloved one. Big discount applied for you who subscribe up to one year.
Rabu, 10 Februari 2010
Cash There is an urgent need
If you are a happy family, you love the child-parent families, no longer the responsibility for various aspects of them and their spouses to do my best to you, don’t you? Of course, the happiness of the family is an important factor in determining the financial side. Determine Tell your whole money, my money, your life, the quality of human life is not the money you'll say, I took the next one. You can use these families, tuition, medical expenses, how to meet the needs of the user must provide the money. But most of us sometimes. Money, and suddenly, we needed more money must be sufficient to meet these needs. If you are short on cash at this stage you should signing bonus.
Of course, your risk if you pay cash advance and payday loans. The greatest risk and that you paid the rent plus the salary paid for the loan. However, as money that can be quickly found and safely continue to be useful now.
Of course, your risk if you pay cash advance and payday loans. The greatest risk and that you paid the rent plus the salary paid for the loan. However, as money that can be quickly found and safely continue to be useful now.
Payday loans for emergency expenses for the solution
Each solution to this problem, like people, she and I propose a solution to the problem must be considered. Therefore, we believe the best solution to solve problems, sometimes it does not matter, but we are very busy, and we complain about this. If my car quickly, and I am almost as tall, I charge by the payment of costs to determine funding. If I was not only a safe immediately because it would cost me immediately and I can not pay the amount of rental payment adjustments. However, I started thinking about a more peaceful, smart, these immediate cash expenses to find the best solution.
Yes, I think my friend called me to ask his opinion and suggested that I take Payday loan. When asked at the end is what an overdraft, then a fast payday loans payday loans may take a few minutes, you can afford to pay salaries, "he said. Thanks to my friend who was in line with my free emergency Payday loans, is not afraid to say.
Yes, I think my friend called me to ask his opinion and suggested that I take Payday loan. When asked at the end is what an overdraft, then a fast payday loans payday loans may take a few minutes, you can afford to pay salaries, "he said. Thanks to my friend who was in line with my free emergency Payday loans, is not afraid to say.
Senin, 08 Februari 2010
Bangga Jadi Orang Kaya
Saat ini Kelihatannya masyarakat kita semakin materialistis, orang dipuji karena kekayaan materi. Kalau kaya Bangga Kalau miskin Malu dan terhina. Maka orang berebut menjadi kaya atau disebut kaya dengan jalan apapun, entah itu menipu, mencuri, korupsi atau apapun, yg penting kaya dan menjadi orang terpandang.
Masyarakat kita mengukur kesuksesan adalah dengan materi dan jabatan. Akhirnya, banyak di antara kita ingin menunjukkan kesuksesan dengan cara memperlihatkan banyaknya materi yang dimiliki.
Kebanggaan yang berlebihan atas apa yang dimilikinya dan dirasa sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil kepekaan sosial. Ia bisa saja menganggap semua urusan diluar dirinya bukan urusannya. Terutama pada kaum yang lebih rendah dibawahnya.
Manusia ingin dihargai, ini bagus. Sayangnya kita sering kebablasan, kita haus akan kebanggaan diri yg tidak ada habis2nya. Diri kita ingin selalu menang dari orang lain, ingin selalu dihormati, ingin dilayani. Kita mati2an melindungi diri kita agar tidak disinggung orang, agar tidak direndahkan atau dihina. Maka seumur hidup kita sibuk melindungi harga diri kita.Kenapa orang bangga kalau punya barang mewah? Kenapa orang malu kalau tak punya? Hanya karena orang ingin merasa diri lebih baik daripada orang lain. Padahal kita pasti nggak lebih baik karena kaya.
"Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri". Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." [Al Qashash: 76-77].
"Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup."[ Al 'Alaq: 6-7].
Terima Kasih
http://onlineinfo-blogs.blogspot.com
Masyarakat kita mengukur kesuksesan adalah dengan materi dan jabatan. Akhirnya, banyak di antara kita ingin menunjukkan kesuksesan dengan cara memperlihatkan banyaknya materi yang dimiliki.
Kebanggaan yang berlebihan atas apa yang dimilikinya dan dirasa sempurna daripada orang lain. Sehingga dapat memperkecil kepekaan sosial. Ia bisa saja menganggap semua urusan diluar dirinya bukan urusannya. Terutama pada kaum yang lebih rendah dibawahnya.
Manusia ingin dihargai, ini bagus. Sayangnya kita sering kebablasan, kita haus akan kebanggaan diri yg tidak ada habis2nya. Diri kita ingin selalu menang dari orang lain, ingin selalu dihormati, ingin dilayani. Kita mati2an melindungi diri kita agar tidak disinggung orang, agar tidak direndahkan atau dihina. Maka seumur hidup kita sibuk melindungi harga diri kita.Kenapa orang bangga kalau punya barang mewah? Kenapa orang malu kalau tak punya? Hanya karena orang ingin merasa diri lebih baik daripada orang lain. Padahal kita pasti nggak lebih baik karena kaya.
"Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri". Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." [Al Qashash: 76-77].
"Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup."[ Al 'Alaq: 6-7].
Terima Kasih
http://onlineinfo-blogs.blogspot.com
Sabtu, 06 Februari 2010
Pesona Pria Beristri

"Tua-tua keladi.. Makin tua makin jadi.." Pernahkah Anda mendengar istilah ini? Istilah ini seringkali ditujukan kepada kaum pria dan di masa kini, pemandangan kaum pria yang telah beristri tengah menggandeng wanita muda memang bukan lagi pemandangan yang ganjil. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa hal tersebut dapat terjadi?
1. Pria beristri lebih dewasa, mereka juga lebih sabar
Pria beristri di mata para wanita lajang nampak sebagai sosok dewasa. Kemampuannya mempertimbangkan sesuatu, pengalamannya menghadapi berbagai masalah, membuatnya ibarat kunci inggris: selalu punya solusi. Baginya, tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan. Ada saja jalan keluar yang ditawarkannya pada wanita lajang tersebut. Keberadaan pria seperti ini tentu saja menimbulkan rasa kagum karena mampu memahami serta mencarikan solusi atas berbagai masalah yang mereka hadapi.
Pria bujangan relatif sulit menandingi hal ini. Karena pengalamannya relatif terbatas hingga tak mudah bagi mereka memahami masalah yang dihadapi wanita. Solusi yang coba mereka berikan pun umumnya dangkal, mengingat terbatasnya pengalaman mereka menyelesaikan masalah-masalah kehidupan.
2. Pria beristri pandai mengendalikan hasrat seksual
Pria beristri tentu saja sudah biasa menyalurkan hasrat seksualnya. Mereka tahu, kalau terlalu menggebu-gebu, maka hasilnya tidak maksimal, tidak memuaskan kedua pihak. Mereka paham bagaimana menikmati sebuah permainan. Pendekatannya yang halus, tidak memaksakan kehendak, membuat wanita lajang merasa sangat dihormati. Justru, kesabaran pria beristri ini membuat wanita lajang lebih cepat jatuh ke dalam pelukan sang pria.
Dalam hasrat seksual, pria bujangan langsung tancap gas dan sama sekali tak bisa menutupi keinginannya untuk melampiaskan nafsunya. Hal ini justru membuat wanita lajang cemas dan takut. Wanita lajang merasa hanya dijadikan objek, hanya dimanfaatkan, hingga mengurangi rasa simpatinya pada pria bujangan.
3. Mereka piawai kendalikan emosi
Pria beristri tentu saja sudah lebih taktis menghadapi wanita lajang. Mereka cenderung bersikap hati-hati dan tak mudah terpancing oleh hal-hal yang sifatnya emosional. Jadi, meskipun ia tertarik dengan wanita lajang tersebut, ia tetap bersikap kritis dan tak membiarkan dirinya larut dalam emosi. Sikap semacam ini justru membuat wanita lajang makin penasaran untuk mendekatinya.
Pria bujangan umumnya lebih mudah dikuasai emosi hingga seringkali tampil sebagai sosok yang tidak mampu mengendalikan diri. Ia mudah terbawa arus dan malah tanpa sadar larut dalam emosi wanita. Hal ini menimbulkan pertanyaan pada wanita lajang.
4. Dompet mereka lebih tebal
Pria beristri yang jadi incaran wanita lajang tentu saja relatif sudah mapan dan secara finansial cukup kuat. Mereka ini independen dalam hal pengalokasian uang. Yang lebih seru lagi, selain memiliki pendapatan tetap dari pekerjaannya, mereka juga punya sejumlah pekerjaan sampingan yang jumlah penghasilannya lumayan. Wanita lajang tentu saja makin nempel dengan pria beristri seperti ini karena tak pernah ada kendala soal uang. Yang sering jadi masalah adalah soal waktu karena tingkat kesibukan mereka umumnya tinggi.
Pria bujangan tentu saja juga banyak yang kuat secara finansial, tapi sebagian besar sumbernya masih dari orangtua. Kalaupun mereka sudah memiliki penghasilan sendiri, kerelaannya untuk berbagi dengan wanita lajang tidak seroyal pria beristri. Maklum, mereka sendiri butuh dana banyak untuk penampilan dan biaya fasilitas pendukung lainnya.
Kata orang, suami kalau sudah punya jabatan bagus dan punya penghasilan lebih, matanya jelalatan. Bukannya tidak sayang lagi sama istri tapi ada hasrat yang tidak terakomodir di rumah dan butuh penyaluran di luar rumah. Maka, Anda tak boleh lengah sedikit pun. Sediakan waktu yang lebih dari cukup untuk bersama-sama dengan suami agar seluruh hasratnya hanya disalurkan di rumah. Hindari membuat aturan atau melarang ini dan melarang itu karena justru hal tersebut membuatnya makin terpicu menyalurkan hasrat di luar rumah. Kuncinya, sediakan waktu yang berkualitas untuk senantiasa mendampinginya.
Selasa, 02 Februari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)